Absolutisme Moral
moral absolutism
Ringkasan Singkat
Keyakinan bahwa moralitas suatu tindakan dapat dinilai berdasarkan standar benar dan salah yang tetap dan tidak berubah.
Absolutisme moral adalah pandangan etis yang menyatakan bahwa ada aturan moral universal yang berlaku bagi semua orang di segala situasi, tanpa terkecuali. Menurut Jean Piaget, tahap awal perkembangan moral pada anak-anak ditandai dengan absolutisme moral (tahap heteronom), di mana mereka memandang aturan sebagai sesuatu yang sakral, mutlak, dan tidak dapat diubah oleh manusia. Dalam pandangan ini, suatu tindakan dianggap salah karena melanggar aturan, terlepas dari niat di baliknya.
Pandangan ini sering kali berbenturan dengan 'etika situasi' atau relativisme moral, yang berpendapat bahwa konteks dan niat harus dipertimbangkan dalam menilai suatu tindakan. Bagi seorang absolutis moral, mencuri tetaplah salah bahkan jika dilakukan untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Dalam psikologi sosial, tingkat absolutisme moral seseorang dapat memengaruhi sikap mereka terhadap hukum, keadilan, dan toleransi terhadap perbedaan budaya atau nilai-nilai lain.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Piaget, J. (1932). The Moral Judgment of the Child
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.